Vol 2 No 3 (2022): Volume 2 Issue 3 tahun 2022

● Publish: November 2022
● Articles: 5
● Editorial in chief: apt. Syuhada, M.Farm.
● Managing Editorial: Ns. Sriargianti Amir, M.Kep.
Terbitan Utuh
Articles
-
Pengaruh yoga terhadap peningkatan kualitas tidur pada mahasiswa prodi Dııı Keperawatan Politeknik Kaltara
Abstrak: 244 |
pdf: 3
Abstract
Pendahuluan: Tidur merupakan suatu kegiatan normal yang akan dialami setiap individu dan menjadi aktivitas manusiawi didalam suatu kehidupan, tetapi banyak diusia mahasiswa yang tidak memedulikan kualitas tidur baik, dengan ini tingkat kebugaran jasmani pada usia mahasiswa akan berdampak buruk. Oleh karena itu dengan memberikan senam yoga dapat menjadi salah satu cara dalam meningkatkan kualitas tidur pada berbagai umur dan penderita ganguan kualitas tidur. Tujuan: Identifikasi efektifitas yoga terhadap peningkatan kualitas tidur pada mahasiswa. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experimental without control groub yang diberikan pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian adalah semua mahasiswa Prodi keperawatan Politeknik Kaltara dengan jumlah populasi 131 populasi dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling pada mahasiswa keperawatan tingkat 1 dengan jumlah sampel 33 sampel. Tahapan penelitian terdiri dari 3 tahapan. Analisa data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil: Uji analisis menggunakan McNemar didapatkan p value=0.000 (<0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan terhadap kualitas tidur pengaruh sebelum dan sesudah diberikan intervensi senam yoga. Kesimpulan: dari hasil penelitian yang berjudul Efektivitas Yoga Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur pada Mahasiswa dapat dianggap bahwa senam yoga dapat meningkatkan kualitas tidur pada mahasiswa keperawatan di Politeknik Kaltara. Diharapkan senam yoga dapat dijadikan salah satu upaya penanganan dalam meningkatkan kualitas tidur pada mahasiswa
Kata Kunci: Kualitas Tidur, Mahasiswa, Yoga -
Gambaran pengetahuan ıbu menyusuı terhadap pıjat oksıtosın dı puskesmas Karang Rejo kota Tarakan
Abstrak: 170 |
pdf: 3
Abstract
Produksi Air Susu Ibu (ASI) dapat terganggu akibat kurang optimalnya pembentukan hormon oksitosin. Pijat oksitosin merupakan suatu tindakan pemijatan dalam mengatasi masalah produksi ASI yang kurang lancar. Pijat oksitosin dapat dilakukan pada tulang belakang sampai tulang vertebra kelima-keenam dan merupakan suatu cara untuk meningkatkan produksi hormon prolaktin dan oksitosin setelah melahirkan yang bertujuan meningkatkan kerja saraf parasimpatis dalam merangsang hipofise posterior. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu menyusui tentang pijat oksitosin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, pengambilan sampel secara non probability sampling menggunakan teknik accindental sampling dengan jumlah 40 sampel sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi, dan pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan tentang pijat oksitosin. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan data berupa tingkat pengetahuan baik (65,0%), cukup (15,0%), kurang (20,0%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan sebagian besar ibu menyusui di puskesmas Karang Rejo kota Tarakan memiliki pengetahuan yang baik terkait pijat oksitosin.
-
Analısıs kualıtatıf senyawa rhodamın B pada saus jajanan “tusuk-tusuk” dı taman Berkampung kota Tarakan menggunakan metode rapid test kit
Abstrak: 442 |
pdf: 3
Abstract
Makanan merupakan kebutuhan pokok bagi makhluk hidup. Beberapa makanan tersedia dalam bentuk jajanan dan biasanya mengandung bahan tambahan seperti pewarna. Sering kali produsen menyalahgunakan pemakaian zat pewarna untuk teksil seperti rhodamin B dan kulit dipakai untuk mewarnai bahan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan rhodamin B pada saus jajanan “tusuk-tusuk” yang beredar di taman berkampung. Saus diperoleh dari masing-masing penjual jajanan “tusuk-tusuk” yang beredar di taman berkampung. Penelitian ini menggunakan 25 sampel, kemudian dari masing-masing sampel diambil sebanyak 25 gram dan dilarutkan dalam air panas kemudian sampel diuji menggunakan metode uji cepat (rapid test kit). Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa sampel saus negatif mengandung rhodamin B. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa saus jajanan “tusuk-tusuk” di taman berkampung kota Tarakan tidak mengandung rhodamin B.
-
Ujı aktıvıtas antıbakterı ekstrak etanol daun rambusa (Passiflora foetida L.) terhadap bakterı Pseudomonas aeruginosa
Abstrak: 531 |
pdf: 3
Abstract
Salah satu tumbuhan obat yang ada di Indonesia adalah rambusa (Passiflora foetida L.). Beberapa zat kimia yang terkandung di dalam daun rambusa antara lain alkaloid, flavonoid, steroid dan triterpenoid yang mempunyai efek sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan konsentrasi antibakteri yang efektif dari ekstrak daun rambusa terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa. Uji antibakteri dilakukan dengan menggunakan disc diffusion atau metode Kirby dengan konsentrasi uji 10%, 15%, 20%, dan kontrol positif (Ciprofloxacin). Hasil penelitian menunjukkan daya hambat antibakteri ekstrak daun rambusa konsentrasi 10%, 15%, 20%, dan kontrol positif secara berurutan adalah 2,63 mm, 4,53 mm, 6,05 mm, dan 26,72. Konsentrasi 20% ekstrak daun rambusa menunjukkan aktivitas antibakteri sedang dengan diameter zona hambat yaitu 6,05 mm.
-
Optimasi formula dan evaluasi stabilitas fisik sediaan tablet effervescent ekstrak aqueous daun kelor (Moringa oleifera L.)
Abstrak: 1191 |
pdf: 3
Abstract
Daun kelor (Moringa oleifera L.) adalah salah satu tanaman yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia dan memiliki nutrisi serta antioksidan yang tinggi. Pemanfaatan daun kelor sebagai suplemen kesehatan membutuhkan suatu inovasi bentuk sediaan agar praktis digunakan, salah satunya dengan membuatnya dalam bentuk tablet effervescent. Tujuan dari penenlitian ini adalah untuk mendapatkan formula yang optimal pada tablet effervescent ekstrak aqueous daun kelor (Moringa oleifera L.). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, dengan membuat sediaan tablet effervescent ekstrak aqueous daun kelor menggunakan 3 formula yang berbeda dengan metode granulasi basah. Stabilitas fisik tablet effervescent yang diperoleh kemudian dievaluasi. Hasil evaluasi dianalisis untuk mendapatkan formula optimal dari ke-3 formula. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan F3 merupakan formula yang memiliki kestabilan fisik granul dan tablet yang baik. Granul dari F3 memiliki sudut diam 22,45°, persentase kompresibilitas 12,67 %. Tablet effervescent F3 memiliki keseragaman bobot yang tidak melebihi 5% maupun 10%, keseragaman ukuran yang tidak lebih dari 3 kali tebal tablet dan memiliki waktu larut lebih cepat dibandingkan dengan formula lain yaitu 1 menit 22 detik. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa formula optimal dari ke-3 formula adalah F3 dengan konsentrasi asam dan basa masing-masing sebesar 20%.